res

Berjajar Karangan Bunga Dukungan Untuk Korban Relawan Ganjar dan Untuk TNI 408 Boyolali - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bank Indonesia 5 Juli 2024

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Polres Lahat Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Musi 2024

03 Januari 2024

Berjajar Karangan Bunga Dukungan Untuk Korban Relawan Ganjar dan Untuk TNI 408 Boyolali



Boyolali- Cakrawalaonline Setelah viralnya video kejadian kasus pemukulan terhadap relawan simpatisan Capres no.3 Ganjar pranowo yang dilakukan beberapa oknum pengendara TNI 408 Boyolali beberapa hari lalu. Diduga dikarenakan suara iring-iringan motor kampanye dengan knalpot brong yang dianggap mengganggu menyebabkan suara yang terlalu bising.


Saat beberapa kampanye relawan Ganjar menggeber-geber motornya melewati area depan jalan Markas TNI 408. Hal itu memancing beberapa oknum pengendara TNI 408 dan mencegat para pengendara yang akhirnya terjadilah pemukulan terhadap korban relawan simpatisan Ganjar hingga harus dirawat di rumah sakit dengan kondisi terluka dan lebam.


Akibat viralnya kejadian tersebut membuat seluruh masyarakat menaruh perhatiannya kepada kasus ini. Perhatian masyarakat disampaikan kepada kedua belah pihak. 


RSUD Boyolali bagian pintu gerbang depan selatan tampak berjajar karangan bunga yang diberikan masyarakat sebagai bentuk dukungan dan keperihatinan kepada para relawan korban pemukulan. Hal ini membuat perhatian masyarakat sekitar yang melewati area tersebut memberikan simpatik kepada korban.


Ternyata berjajarnya karangan bunga sebagai bentuk dukungan simpatik tersebut bukan hanya ada didepan RSUD Boyolali yang diberikan untuk para korban. 


Tetapi ada pula yang berjajar karangan bunga didepan Markas Komando 408 sebagai bentuk dukungan masyarakat kepada anggota TNI 408. Disebabkan ada beberapa anggota TNI yang terlibat mendapat pemeriksaan dan proses hukum. Hal ini menarik simpatik masyarakat untuk memberikan dukungannya, karena apa yang dilakukan anggota TNI tersebut dianggap mewakili rasa kesal yang sudah lama terganggu dengan suara bising motor kampanye menggunakan knalpot brong dan dinilai tidak tahu tempat saat geber-geber motornya bahkan dinilai ugal-ugalan.


Warsono"warga Boyolali yang sempat dimintai pendapat dalam hal ini mengatakan" Aku sendiri merasa simpatik dan kasihan dengan korban serta seluruh keluarga mendapatkan musik seperti itu. Tapi juga merasa empatik dengan yang dilakukan anggota TNI tersebut. Karena memang banyak yang merasa terganggu dengan suara knalpot motor saat kampanye. Lewat depat RS aja digeber-geber lewat jalanan padat penduduk juga digeber-geber pastinya ada warga yang merasa terganggu. Ini malah didepan markas TNI yaaa wajar aja para anggota disitu ada yang terganggu juga dan terjadilah hal seperti itu. Tapikan sudah ada proses hukumnya juga untuk para pelakunya" ungkapnya, simpatik kepada kedua belah pihak.


Diperkirakan hal ini tidak akan terjadi lagi dan semua pihak saling menyadari dan saling menghargai. Peserta kampanye yang menggunakan knalpot motor brong lebih memperhatikan lokasi yang dilalui diarea lingkungan masyarakat. Supaya tercipta rasa saling menjaga dan menghargai satu sama lain. Bibir. Sugeng w

Tidak ada komentar:

Posting Komentar