res

Dinas Dikpora diduga pungut uang pelicin mutasi guru PPPK. - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 78,1 Juli 2024

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Warga Kampasi meci terima raskin masih minim.

30 Mei 2024

Dinas Dikpora diduga pungut uang pelicin mutasi guru PPPK.



Dompu - Cakrawalaonline, Masih soal Dugaan Penarikan uang jutaan rupiah oleh oknum ASN Dikpora kepada para guru ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dimutasi melalui nota dinas kepala Dinas Dikpora Kabupaten Dompu yang di keluarkan oleh pihak terkait memicu berbagai reaksi dan pertanyaan guru serta publik yang ada.


Dimana perihal diketahui setelah di ungkap oleh salah satu guru ASN berinisial A yang ada di wilayah kecamatan Pekat pada media bidik news selasa (28/05/24), mereka mengatakan, bahwa pengumpulan uang (pungli red) atau semacamnya kepada guru ASN PKKK yang di pindah tugas dari tempat asal ke tempat baru lewat rekomendasi dinas tersebut ternyata sejumlah 5 (Lima) sampai Sepuluh (10) juta per orang.


"Untuk mendapatkan Nota pindah tugas atau surat rekomendasi dari pihak Dinas Dikpora itu. Kami di mintai uang Rp 5 (Lima) sampai Sepuluh (10) juta rupiah per orang, bukan satu juta rupiah,"ungkap A Guru ASN pada Media ini melalui Via WhatsApp pribadinya Selasa (28/05/24). Sekitar pukul 09:42 WITA.


A menjelaskan jika dugaan pungutan liar yang di lakukan oleh para oknum guru yang menjadi perantara oknum ASN dan atau diduga perintah kepala dinas Dikpora pihaknya ketahui tidak hanya di tingkat guru yang ada di wilayah Kecamatan Dompu, Pajo, Manggelewa, Kempo, Namun di kecamatan lain seperti di wilayah Woja, Kilo dan Kecamatan lainya pun juga dilakukan oleh para oknum tersebut.


"Penarikan uang yang di lakukan oleh pihak oknum guru ASN yang menjadi perantara oknum di tingkat dinas, mulanya mendatangi dan menghubungi para guru PKKK yang menginginkan Nota Tugas dari dinas Dikpora akan di bantu tetapi ada maharnya, Kemudian di tanya oleh saya maharnya berapa, Oknum menjawab, maharnya 10 (sepuluh) juta rupiah per satu orang katanya,"terangnya.

    Fenomena didunia pendidikan masih terjadi dimuat oleh bidik news, berkenaan dengan dugaan pungli uang mutasi, kepala Dinas Dikpora kab.Dompu H.Rifaid M.Pd, mengatakan tidak pernah melakukan pungutan apapun terkait dengan hal-hal seperti itu ungkapnya, insallh lah sy tidak akan pernah melakukan perbuatan " HINA" dan rendah, seperti itu, kalaupun, seperti itu kemungkinan besar mereka ditipu oleh orang - orang di lapangan, H.Rifaid tidak pernah meminta satu sen pun, ujarnya, 29-5-24. ! 

    Kemudian adanya informasi media bidik news, ada beberapa tanggapan salah satu kepala sekolah yang tidak di sebutkan namanya, menegaskan agar pemerintah jeli terhadap dunia pendidikan, antara lain mutasi guru PPPK dari pekat ke Dompu, dan woja ditiadakan, jangan jadikan batu loncatan hanya untuk menjadi pegawai, guru PPPK, karena Dikecamatan pekat masih keterbatasan guru,ujarnya.! . (Zun)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar