Dompu- Cakrawalaonline,Mutasi dan Rotasi adalah hal yang di nantikan oleh Pejabat Eselon II, III dan IV di era Pemerintahan Bupati-Wabup Dompu Bambang Firdaus SE, Syirajuddin SH, Setelah menanti 6 (enam) bulan pelantikan tertanggal 20 Februari 2025 di senayan Jakarta. Kini sudah waktunya 6 (enam) bulan tepatnya di tanggal 26 Agustus 2025, masih di pertanyakan anggota dan tim BBF- Dj, bukan saja dipertanyakan namun di Desak oleh masyarakat melalui Tim pungkasnya.
Pasalnya, mutasi dan rotasi hal yang di tunggu-tunggu oleh publik baik di tatanan birokrasi maupun masyarakat Kabupaten Dompu. Apakah mutasi dan rotasi akan di amputasi atau justeru di politisasi ?.
Menurut beberapa sumber yang ada di Kecamatan Woja Dompu bahwa keputusan dan kebijakan politik ada di tangan Bupati-Wabup Dompu, karena selama ini keputusan tersebut tidak jauh dari keputusan dan kebijakan politik yang sudah berlalu tandasnya .
Pertanyaannya, apakah sama atau tidak sama, ketua Tim " Sld "saat di tanya wartawan kapan di lakukan mutasi karena wartawan dianggap menulis yang Hoax, kalau tidak menulis lagi tentang mutasi, dikarena sudah dua kali di singgung mutasi pada media cakrawala. Bupati Dompu ditanya wartawan usai pelantikan ketua koni menjawab ada mutasi, namun kita pikirkan anggaran Apbd yang sudah mencapai target 37 % yang seharusnya hanya 30 % jelas Bupati beberapa waktu lalu di gedung samakai. Salah satu cara mengatasi kelebihan pengeluaran anggaran adalah perampingan OPD tegas Bambang Firdaus SE, Bupati Dompu !.
Ketua komisi I Syirajudin mengenai Mutasi memang mutasi ada tetapi bupati melihat kinerja para OPD, yang sesuai dengan kompetensinya. ( Z)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar