res

Kolaborasi KKN 55 Universitas Sebelas Maret dan Universitas An Nuur, Wujudkan Desa Pangkalan Siaga Sehat melalui Edukasi Tanggap Darurat dan PHBS - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81

Breaking

19 Agustus 2026

Kolaborasi KKN 55 Universitas Sebelas Maret dan Universitas An Nuur, Wujudkan Desa Pangkalan Siaga Sehat melalui Edukasi Tanggap Darurat dan PHBS

 


Karangrayung - Cakrawalaonline, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 55 UNS Desa Pangkalan, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, sukses menyelenggarakan program kerja penyuluhan kesehatan masyarakat. Menggandeng mitra akademis dari Universitas An Nuur Purwodadi, kegiatan ini berfokus pada sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), Kamis (6/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung di balai desa setempat ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga, mulai dari ibu-ibu PKK, hingga perangkat desa. Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan preventif sekaligus kemampuan dasar dalam menghadapi situasi darurat medis di lingkungan rumah tangga.


Ketua Kelompok KKN 55 UNS Desa Pangkalan menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Universitas An Nuur Purwodadi dipilih karena kepakaran institusi tersebut di bidang kesehatan.


"Kami ingin program kerja yang kami bawa tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak jangka panjang bagi kemandirian warga. Kehadiran para ahli dari Universitas An Nuur sangat membantu warga memahami materi secara praktis dan aplikatif," ujarnya.


Dalam sesi pertama, pemateri dari Universitas An Nuur memaparkan materi mendalam mengenai pentingnya penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, seperti pentingnya mencuci tangan pakai sabun, pengelolaan air bersih, hingga pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Warga diajak untuk membiasakan pola hidup sehat guna menekan angka kesakitan di desa.


Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi yang paling ditunggu-tunggu, yakni Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Pada sesi ini, warga tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung teknik dasar penanganan darurat, seperti penanganan tersedak (choking), teknik Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau resusitasi jantung paru (RJP), serta cara penanganan luka ringan secara tepat sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan.



Kepala Desa Pangkalan Bambang Dwiyanto memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini. Menurutnya, edukasi semacam ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan agar lebih sigap dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat kesehatan.


"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN dan Universitas An Nuur Purwodadi. Ilmu mengenai PHBS dan PPGD ini sangat bermanfaat dan baru bagi sebagian besar warga kami. Semoga ilmu yang didapat hari ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikan Desa Pangkalan yang lebih sehat serta tanggap darurat," ungkapnya.


Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif warga Desa Pangkalan terhadap pentingnya kesehatan preventif semakin meningkat, sekaligus mempererat sinergi antara dunia perguruan tinggi dan masyarakat perdesaan dalam mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik.

(Fr-kkn uns)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar