res

Kades Dorokobo Kembalikan Uang Masjid Yang Dipermasalahkan Oleh Masyarakat - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

12 Kasus Curanmor Berhasil Diungkap Polres Grobogan

08 Januari 2021

Kades Dorokobo Kembalikan Uang Masjid Yang Dipermasalahkan Oleh Masyarakat



Dompu- Cakrawalaonline, Kades Dorokobo Taufik , memberikan laporan kepada  Pengurus Pembangunan Masjid Muhajirin Desa Dorokobo, yang menjadi bahan pembicaraan di kalangan  masyarakat dan LSM, hingga digiring  ke kejaksaan Negeri Dompu.

    

Terkait dana pembangunan masjid 67 juta telah dimasukan kembali ke rekening pembangunan masjid . Taufik sesalkan terhadap LSM dan generasi muda dan tokoh agama masalah pinjaman dana pembangunan Masjid, telah disetujui melalui rapat dan musyawarah bersama dengan panitia pembangunan ungkap Taufik, demikian pula ungkapan yang sama  Babinkantibmas Dorokobo.


Kades pinjam uang Masjid bukan untuk kepentingan pribadinya, tapi untuk kepentingan masyarakat miskin.

   

Kades Taufik menguraikan pengembalian uang kepada tim pembangunan Masjid. 


"Sejumlah 67 juta, dari pembelian sapi kurban 2 ekor 30 juta, dan 20 juta dari pembelian masker dalam situasi darurat covid 19, dan 17 juta pengadaan air bersih masyarakat Dusun Sera barat Desa Dorokobo, dari uraian di atas saya tidak pernah melakukan penggelapan dana," bebernya.

     

Pengembalian dana pembangunan Masjid sejumlah tokoh agama M.Said, M.Yasin, M.Yusuf, Abdul Haris minta transparansi dan  akuntabilitas, dengan  pengembalian uang masuk di rekening bukti copian . 

   

Ketua BPD dan ketua pembangunan Masjid memberikan copian buku rekening kepada Tokoh agama M.Said di Masjid Muhajirin Jum'at 8/1/21.

     

Dengan adanya uang pembangunan Masjid maka salah satu tokoh agama M.Yasin meminta pada Kades, jangan lagi campurtangan uang pembangunan masjid, serahkan sepenuhnya pada panitia pembangunan Masjid ujar Yasin, Kades hanya saja melakukan fungsi kontrol sebagai pemerintah Desa harapnya.

   

Selain itu Abdul Haris , M.Yasin, M.Yusuf, dan M.Said menegaskan pada panitia  pembangunan agar melakukan renovasi masjid yang ada tinggal  dilakukan renovasi , dan di tingkatkan saja harapnya, jangan memnghambur-hamburkan uang negara pintanya.

    

"Dengan uang yang relatif kecil itu tidak bisa melakukan dan  pengadaan pembangunan yang baru , kalaupun ada pembangunan baru Masjid akan menelan biaya miliaran rupiah," tutur M.Said. Zun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar