res

Desa Pundungsari Membentuk Kaltana - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Sekolah di Bima Dan Kota Bima Terapkan Muatan Lokal Sejarah

25 Februari 2021

Desa Pundungsari Membentuk Kaltana




Biro DIY, Gunungkidul, Cakrawalaonline,– Desa atau Kalurahan Pundungsari Kapanewon Semin Kabupaten Gunungkidul bulan Februari 2021 menggiatkan atau membentuk Kaltana. Demikian diungkapkan Tumin Lurah Pundungsari ketika ditemui wartawan Cakrawalaonline Gunungkidul yang meliput di kantornya belum lama ini.


 


Dijelaskan, Kaltana adalah kalurahan tanggap bencana. Dengan dibentuknya Kaltana ini harapan kedepan warga masyarakat bersama pemerintah kalurahan sangat serius dan tanggap dalam mengatasi segala bentuk bencana yang timbul di wilayah itu.


 


Diakui bahwa wilayah kalurahan Pundungsari, yang berada di sisi timur laut pemerintah kabupaten Gunungkidul. Dari kota kabupaten Wonosari wilayah Pundungsari berjarak sekitar 20 km, dan dapat ditempuh dalam 30 menit dengan kendaraan motor.


 


Keadaan wilayah kalurahan Pundungsari adalah perbukitan, tetapi di musim penghujan masih banyak ditemukan para petani menanam padi, palawija, kacang tanah dan lainnya. Dengan adanya perbukitan di wilayah kalurahan Pundungsari, diharapkan pemerintah desa harus sigap dalam mengatasi segala masalah bencana.


 


Belum lama ini, seperti dikatakan lurah Tumin, terjadi batu besar menggelinding dan masuk dalam rumah warga. Tidak ada kurban jiwa, kata lurah. Namun demikian menimbulkan kerepotan warga karena harus menyisihkan batu besar itu.


 


Lurah atau dukuh harus terjun langsung untuk mengatasi batu besar sebesar rumah yang masuk rumah warga itu. Dalam mengatasi hal tersebut, menurut Tumin, harus menggerakkan warga masyarakat sekitar untuk bergotong royong.


 


Sebanyak puluhan warga sekitar kurban berkumpul untuk memecah batu besar tersebut. Batu dipecah bergantian dalam gotong royong itu, dikerjakan hampir dua hari. Namun untuk membersihkannya hingga tiga hari kelar.


 


Dengan dibentuknya Kaltana tersebut, menurut Tumin, di masa depan warga Pundungsari harus cepat tanggap dalam mengatasi masalah kehidupannya. “Dalam kesempatan ini dibentuk Kaltana yang juga digerakkan oleh BPBD Gunungkidul. Diharapkan warga masyarakat semakin mandiri mengatasi masalah,” kata lurah.


 


Tumin merasa puas dalam pembentukan Kaltana tersebut berjalan lancar. Dipusatkan di Balai Kalurahan Pundungsari rapat kedua itu dilaksanakan dipandu dari BPBD Gunungkidul. Acara dihadiri sejumlah tokoh desa Pundungsari bersama warga yang kedapatan bencana seperti tanah longsor, batu nggelinding dan kurban bencana alam lainnya. (Sab)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar