res

Warga Kalurahan Girisuko Tanam Empon-empon - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Unjuk Rasa Guru Honorer MI-MTs di Depan Kantor Kemenag Dompu

27 April 2021

Warga Kalurahan Girisuko Tanam Empon-empon

 


Biro DIY, GunungkidulCakrawalamerdeka.com – Warga kalurahan Girisuko kapanewon Panggang kabupaten Gunungkidul DIY memberdayakan tanaman empon-empon. Demikian diungkapkan oleh Wahyu Setyaningsih A.Md saat ditemui wartawan di kantornya belum lama ini.

 

Dijelaskan, bahwa warga masyarakat Girisuko yang peduli dengan budidaya itu terdiri dari dua kelompok. Masing-masing kelompok terdiri 30 orang, didominasi oleh kaum perempuan. Sehingga jumlah warga yang peduli dengan tanaman empon-empon berkisar 60 orang atau dua kelompok wanita petani.

 

Ditambahkan, bahwa para petani kaum perempuan itu di bulan April 2021 ini sudah mengadakan pelatihan tentang pola tanam dan selanjutnya segera untuk tanam empon-empon atau jahe merah.

 

Diharapkan nanti hingga umur 8 bulan diperkirakan panen empon-empon tersebut. Karena biasanya tanaman itu bisa dipanen sedikitnya 8 bulan atau lebih, namun tergantung perawatan.

 

Pemberdayaan kaum perempuan dengan menanam empon-empon ini merupakan program kalurahan Girisuko Panggang Gunungkidul. “Program ini berawal dari lurah Girisuko yang saat ini Jamin Paryanto. Jadi ini menggunakan anggaran Dana Desa,” ungkap Wahyu.

 

Sementara itu Jamin Paryanto belum bisa ditemui wartawan, karena sedang menjalankan tugas diluar kantor. Sehingga ibu carik kalurahan menjelaskan sepenuhnya kepada wartawan yang meliput tentang pemberdayaan tanaman empon-empon tersebut.

 

Budidaya tanaman ini juga mendatangkan narasumber dari Dinas Pertanian Kabupaten Gunungkidul. Sehingga para ibu tani ini tidak meragukan tentang pola tanam yang dilakukan, dan nantinya diharapkan panen besar dan memuaskan petani empon ini.

 

Dijelaskan juga bahwa sebagai lokasi untuk menanam empon-empon berada di seputaran obyek wisata Watu Payung. Sebuah obyek wisata yang sekarang mulai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah di luar DIY dan sekitarnya.

 

“Pemberdayaan petani empon-empon dari kelompok ibu-ibu ini nantinya diharapkan mampu menambah pendapatan rumah tangga. Karena selama ini masih dipandang kaum ibu butuh pekerjaan di bidang pertanian untuk menambah hasil,” ungkap Wahyu Setyaningsih A.Md saat ditemui wartawan. (Sab)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar