res

STAIYO SEBELUM PANDEMI COVID-19 - Cakrawala Online

Breaking

11 Mei 2021

STAIYO SEBELUM PANDEMI COVID-19



Biro DIY, Gunungkidul, Cakrawalamerdeka.com – Melihat perbandingan situasi dan kondisi kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Yogyakarta (STAIYO) Wonosari di masa sebelum pandemi Covid-19 dan sesudah pandemi Covid-19, kira-kira tahun 2018 dan sekarang ini akhir bulan Mei 2021.

 

Pada tahun 2017 dan tahun 2018 di kampus STAIYO sering banyak keluar masuk mahasiswa untuk mengikuti KBM atau kegiatan belajar mengajar. Sehingga situasi dan kondisi kampus nampak ramai karena memang kegiatan KBM berlangsung dalam kampus.

 

Waktu itu kegiatan kuliah tidak dipusatkan semua di rumah, tetapi kuliah jalan terus di kampus, setelah itu belajar di rumah pada keadaan luar kuliah. Sehingga perputaran roda motor maupun mobil masuk STAIYO terasa padat karena kampus berada di tengah kota Wonosari.

 

Musim sebelum Covid-19 kegiatan mahasiswa terasa banyak, ada KKN, dan kegiatan Olah Raga, kegiatan senam bersama dan lainnya yang dilakukan di luar kampus. Itu semua menurut dosen adalah untuk mendukung KBM agar mahasiswa bersemangat dalam menyerap ilmu dari kampus STAIYO Wonosari.

 

Sekarang ini pada musim pandemi Covid-19 pada akhir bulan Mei 2021 di kampus STAIYO terasa kurang semrawut seperti dulu. Karena sekarang ini musim pandemi Covid-19 dan KBM mahasiswa dilangsungkan di rumah atau istilahnya belajar online lewat internet.

 

Sejak awal 2019, hingga 2020 serta di akhir Mei 2021 ini kampus STAIYO terkesan leluasa, karena tidak semrawut dengan banyaknya mahasiswa keluar masuk kampus. Karena musim pandemi Covid-19 sehingga kuliah bagi mahasiswa diadakan secara online.

 

Bagi mahasiswa yang ingin ketemu dengan para dosen dan pembimbing serta ingin melengkapi administrasi baru beliau masuk kampus hadir untuk menyelesaikan masalahnya. Inilah yang terjadi di kampus STAIYO di musim pandemi Covid-19. Mereka hadir di kampus tetap mengikuti program tata kelola kesehatan yaitu mengikuti 5 M.

 

Program 5 M yang meliputi cuci tangan dengan air sabun di air mengalir merupakan langkah pertama. Selanjutnya menjaga jarak antar mahasiswa, selanjutnya memakai masker, lalu turut menjaga suhu tubuh atau cek suhu badan.

 

Yang terakhir para mahasiswa juga menjauhi kerumunan agar tidak mudah tertular Covid-19. Demikian diakui oleh Diah Mintasih S.PdI M.Pd.I selaku ketua STAIYO sejak Januari 2021 didampingi Suharto MM saat ditemui wartawan pada Sabtu Wage 8 Mei 2021 di STAIYO. (Sab)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar