res

Seorang ABK Asal Pemalang Hilang di Laut - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

12 Kasus Curanmor Berhasil Diungkap Polres Grobogan

17 September 2022

Seorang ABK Asal Pemalang Hilang di Laut

 




Pemalang - Cakrawala Online, Beredar di media sosial surat berkop atas nama UD. Sumber Laut yang bergerak dibidang perdagangan dan perikanan juga toko grosir dan eceran yang beralamat di Jalan  Raja Sam RT.011. RW. 004 Kelurahan Galang Dubu Kecamatan P.p. Aru Kabupaten Kepulauan Aru, dimana surat tersebut ditujukan pada Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Dobo.


Dalam surat tertanggal 10 September 2022 dan ditandatangani oleh Rinto Suhandar atas nama pimpinan UD. Sumber Laut, mengabarkan bahwa telah terjadi kecelakaan kerja yakni jatuh ke laut seorang Anak Buah Kapal(ABK) KM. Awindo 10 bernama Mochamad Sahroni (setelah ditelusuri ABK itu berasal dari Pemalang).



Dalam surat diterangkan bahwa korban terjatuh saat melakukan kegiatan memancing pada tanggal 10 September 2022 pukul 12.00 WIT di posisi 7.09.700 LS, 133.26.650 BT.


Sebagai Agen Kapal KM Awindo 10, pihak UD. Sumber Laut bersama kapal-kapal yang diageni UD. Sumber Laut sedang melakukan pencarian ABK bernama Moch. Sahroni.


Ketika dikonfirmasi Cakrawala Online, Ketua RT.01. RW.15 Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan dan Kabupaten Pemalang, Kusdianto, membenarkan bahwa ABK yang hilang di laut itu adalah warganya.


"iya memang benar, itu warga saya, saya tau itu warga saya setelah saya dapat informasi dari pihak keluarga korban yang menurut keterangan istrinya sudah dihubungi pihak perusahaan(UD. Sumber Laut) melalui telepon," Ungkap Kusdianto.


Saat ditanyakan pada istri dari korban, Damewi mengiyakan keterangan dari Ketua RT-nya bahwa ABK yang mengalami kecelakaan kerja jatuh ke laut adalah suaminya yang bernama Mochamad Sahroni.


"Pihak perusahaan sudah memberitahu kami, bahwa suami saya jatuh ke laut," Ucap Damewi sambil memberitahu pada Cakrawala Online, suaminya berangkat "Minyang" sejak Empat bulan yang lalu.


"Terakhir kami berkomunikasi tanggal 1 September 2022 lalu, di dalam WA, suami saya ngasih tau mau berangkat lagi malam itu, setelahnya tidak ada kabar lagi sampe kemaren(16/9) sore, kami diberitahu kejadian yang menimpa suami saya," Jelas Damewi sambil berharap suaminya segera ditemukan.


Sedangkan dari pihak RT setempat, Ketua RT.01. RW.15, Kusdianto, berencana akan melaporkan peristiwa yang dialami seorang warganya pada HNSI.


(Reporter:slametsbl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar