res

Pengamanan Hutan Belum Maksimal - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Pintu Gerbang Patuk dan RTH Untuk Layanan Publik

26 Desember 2022

Pengamanan Hutan Belum Maksimal



Dompu- Cakrawalaonline, Pengamanan hutan belum maksimal karena dengan adanya kebocoran warga yang tidak bertanggunng jawab yang melakukan pembabatan hutan secara ilegal masih terjadi, tidak  dilakukan  backup dari tenaga pengamanan hutan , namun adanya mereka saja masih saja kerusakan hutan yang merugikan Alam. Pemerintah propinsi melalui dinas LHK, telah mengangkat 847 orang tenaga penganan hutan(pamhut)yang tersebar di wilayah NTB, namun belum maksimal kalau di bandingkan dengan masyarakat 1:15.ribu orang tanpa kolaborasi dan kerjasama dengan TNI polri tidak bisa berantas kerusakan hutan di NTB, khususnya Kab.Dompu, maka dari itu pentingnya kerja sama antara TNI, Polri untuk menjamin keeamanan dan pelestarian sumber daya hutan dari hulu ke hilir. Dandim 1614 Dompu letkol Kav.M.Taufiq kepada wartawan  menuturkan terkait dengan penanggulangan  hutan yang gundul, disela sela silaturahmi dengan masyarakat Manggelewa  bagai mana ? komponen masyarakat harus peran aktif sama _ sama menjaga pelestarian hutan, TNI, polri hanya membantu pemerintah Daerah propinsi dan daerah Kab.Dompu khusunya, mengabil bagaian melakukan penanganan pelestarian hutan, dan ambil bagian membantu pemerintah sesuai aturan yang ada, masyrakat dapat menggunakan  lahan yang ada dikerjakan jangan menmbah lagi.

Apabila pemerintah propinsi, khususnya dinas lingkungan hidup dan kehutanan tidak bisa mengawasi masyarakat yang merusak hutan, maka  Dandim 1614 Dompu dapat  menjelaskan ada kebijakan kerja sama dengan pemerintah propinsi khususnya dinas lingkungan hidup dan  kehutanan , TNI bisa membantu apabila dinas terkait sangat membutuhkan bantuan dalam bentuk kerjasama, pemerintah tertinggi yaitu Gubernur NTB, melalui Dinas kehutanan tahun 2023, dapat mengucurkan dana sebagai bentuk kerja sama dengan TNI dan Polri untuk  memperkecil areal penanaman jagung yang ilegal . 

   .Gubernur NTB PR besar menanggulangi pengrusakan hutan, di Kab.Dompu , ketua komisi 1 DPRD Dompu Ir.Muttaqun melalui media Lakey news menyebutkan kegagalan penanggulangan kerusakan hutan , bahkan disebut melanggar ayat Al,Qur'an surat Aruuum ayat 40_41 yang  berbunyi Dzaharabal fasadu firbarrii wal Bahri Bimaa kasabat ayidinnas  Liyyudzi qahum ba,dhal ladziyy aamiluw laallahhum yardjiuwun.yang artinya : Telah nampak kerusakan didarat dan dilaut atas perbuatan tangan manusia , Allah membuat mereka sebagian itu akibatnya, dari mereka sendiri , agar mereka kembali kejalan yang benar.  (Zu).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar