res

Moment 2 Tahun Kepemimpinan AKJ SYAH (3) - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar Redaksi Cakrawala Media Group Mengucapkan Selamat Hari Raya Idhul Fitri 1 Syawal 1445 H

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Babinsa Desa Dorokobo, dan Kades Mansyur himbau jaga keamanan lingkungan

06 Maret 2023

Moment 2 Tahun Kepemimpinan AKJ SYAH (3)



Dompu Cakrawala merdeka online, Upaya Pemda Kembangkan Bidang Agribisnis Terus Dilakukan Tahun 2022. Produksi Padi dan Jagung Berada di Posisi Yang Stabil"


Dompu,-Pada tingkat pengelolaan BUMDES, Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu juga telah melakukan bimbingan teknis kepada para pengelola Bumdes dalam bentuk pelatihan manajemen, sehingga pengelolaan Bumdes kedepannya akan semakin berkembang dan dapat meningkatkan pendapatan asli desa.



Harapan dengan diadakannya kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat ini, akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ditandai dengan menurunnya angka kemiskinan dan angka pengangguran terbuka.


"Berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Dompu dalam pengembangan bidang agribisnis terus dilakukan selama tahun 2022 lalu. Produksi bahan pangan utama yaitu padi dan jagung relatif berada pada posisi yang stabil,"demikian disampaikan Bupati Dompu, H. Kader Jaelani dalam sambutannya pada acara syukuran 2 tahun kepemimpinan AKJ SYAH yang digelar di aula pandopo Bupati Dompu, Kamis (02/03/23).


Kata Bupati Dompu, dalam hal ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu sedapat mungkin terus menjaga produksi bahan pangan utama ini melalui ratusan jenis kegiatan penyediaan sarana dan prasarana pendukung pertanian seperti rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan sumur bor, pembangunan jalan usaha tani, serta tersedianya alat mesin pertanian baik alasintan panen maupun prapanen pada wilayah–wilayah sentra tanaman pangan.


Selain itu Pemerintah Kabupaten Dompu juga telah membangun 3 unit lumbung pangan yang dilengkapi dengan fasilitas lantai jemur dan RMU di 3 lokasi yaitu Dompu, Manggelewa dan Kilo.


Hal ini dilakukan sebagai upaya peningkatan nilai tambah produk, sehingga diharapkan dengan adanya lumbung pangan ini para petani tidak lagi menjual padi dalam bentuk gabah namun dalam bentuk beras. Peningkatan nilai tambah ini tentu saja akan mendongkrak tingkat kesejahteraan di tingkat petani.


"Pada tahun 2022 Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu bekerjasama dengan Bulog tengah merancang pembangunan pabrik penggilingan dan pengolahan beras modern di wilayah Kecamatan Woja,"jelas Bupati Dompu.


Selain itu pembangunan pusat pengeringan jagung (CDC) yang saat ini sedang dalam tahapan uji coba, diperkirakan akan beroperasi pada bulan April 2023 mendatang. Keberadaan CDC ini diharapkan dapat menstabilkan harga jagung ditengah dominasi gudang swasta yang dapat mengatur harga.


Sementara pada pengembangan komoditas porang, sambung Bupati AKJ, saat ini pemerintah tengah fokus pada proses demplot, optimalisasi porang yang dibudidayakan secara mandiri oleh masyarakat dan serambi melakukan perluasan pertanaman. Dari sisi kepastian pasar dan harga porang pemerintah mulai membuka komunikasi kemitraan dengan koperasi berkah Gumi Lombok Kabupaten Lombok Utara.


Selain itu rencananya pemerintah daerah juga akan mendatangkan pembeli dari negara china yang akan menjajaki peluang ekspor komoditas porang di Kabupaten Dompu.


Sedangkan untuk bidang peternakan sendiri, kondisi populasi ternak khususnya ternak sapi di Kabupaten Dompu selama tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 6,2 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.


Peningkatan produksi ini tidak terlepas dari upaya pemerintah dalam penyediaan sarana dan prasarana pendukung peternakan diantaranya pembangunan jalan produksi, pembangunan sumur bor, pembangunan bank pakan dan pengembangan pakan berkualitas.


Disisi lain juga, jumlah pengeluaran ternak mengalami penurunan yang cukup signifikan. Menurunnya tingkat pengeluaran ternak ini disebabkan oleh mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Di wilayah Nusa Tenggara Barat termasuk Kabupaten Dompu masuk pada daerah zona merah PMK sehingga proses pengeluaran ternak khususnya sapi sangat ketat. Untuk itu penanganan PMK harus dilakukan dengan sangat serius.


"Sepanjang tahun 2022 populasi ternak yang telah diberikan vaksin PMK sudah mencapai 40 persen. Langkah vaksinasi hewan ternak ini dirasa cukup ekfektif ditandai dengan tingkat temuan kasus PMK yang semakin menurun dan ternak yang sempat terinfeksi seluruhnya dinyatakan sembuh,"kata Bupati.


Selanjutnya, pada tahun 2022 juga telah dibangun kandang komunal di desa tolokalo, dimana pengeloaan kandang komunal ini bekerjasama dengan pihak bumdes setempat. Pembangunan kandang komunal ini sebagai pilot project bagaimana beternak sapi dengan sistem penggemukan dengan menjamin ketersediaan pakan yang berkualitas didalam areal kandang komunal tersebut.


"Kedepannya akan dibangun beberapa kandang komunal dilokasi yang lain. Upaya ini juga untuk meminimalisir hewan ternak yang berkeliaran di areal perkotaan,"imbuh Bupati AKJ. Z

Tidak ada komentar:

Posting Komentar