res

Perambahan Hutan di Empang Riwo Masih Terjadi - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bank Indonesia 5 Juli 2024

Breaking

03 September 2023

Perambahan Hutan di Empang Riwo Masih Terjadi


DOMPU - Cakrawalaonline, Perambahan hutan masih terjadi di kawasan hutan Empang riwo, sekitar 1,5 ha, yang di lakukan oleh warga teka sire saat di monitoring langsung oleh Kepal Kph Empang riwo dan anggotanya, bersama Babinsa, babin kantibmas Desa teka sire  , di dampingi H.Sudirman Kasi trantib camat Manggelewa, Sabtu 2/9/23.

   Kepala KPH Empang riwo menjawab pertanyaan wartawan tentang kerusakan hutan ? , Ya,! Kerusakan hutan di Dompu dan Bima sudah dahsyatnya  manusia melanggar ayat Alquran surat Ar Rum ayat 60 : yang artinya telah nampak kerusakan di darat dan dilaut oleh ulah perbuatan   manusia , yang menghancurkan hutan . 

   Kerusakan hutan merambah dimana - mana sehingga mengurangi sumber mata air. Kepala KPH Empang riwo menyikapi atas laporan masyarakat bahwa di "So raxe jantan dusun Mada pada " kawasan Empang riwo telah terjadi perambahan hutan , ahirnya kph menindaklanjuti melakukan monitoring sehingga kedapatan oknum warga teka sire bernama ND, menurutnya  akan ditindak sesuai UU dan  aturan yang berlaku.

   Kepala KPH Empang Riwo, mengungkapkan  hasil temuan bahwa pengakuan oknum warga  tidak akan melakukan lagi ujarnya. Dengan adanya bukti kerusakan hutan 1-1/2 ha, menurut rencana kph akan di didemplot , dan di tanami dengan tanaman yang bernilai ekonomis, seperti Sersek , jeruk, nangka, mangga ,kelengkeng, durian, sawo.



   Ditempat terpisah  Kadus Jatibaru dan Kades Teka sire Yan Sopian , harapkan pihak kehutanan , TNI/polri , kades camat agar di perketat penjagaan perambahan  hutan, Kalau tidak ada anggaran kementerian kehutanan Siti Nurbaya agar bisa memberikan anggaran , untuk menjaga pelestarian hutan. Yudin warga teka sire mengharapkan agar hutan yang ada di pinggir jalan ditutup  untuk menjaga  lingkungan  rumah _rumah warga dari erosi banjir  ujarnya, di kota kota besar mencari makan pake akal tidak merusak hutan . (zun).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar