res

Nasib Pilu Bocah Yatim Usia 5 Tahun Disetrika Hingga Punggung dan Perut Melepuh, Begini Kronologinya - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 78,1 Juli 2024

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Polres Lahat Melaksanakan Penyembelian Hewan Qurban 1445 H tahun 2024 masehi

10 Oktober 2023

Nasib Pilu Bocah Yatim Usia 5 Tahun Disetrika Hingga Punggung dan Perut Melepuh, Begini Kronologinya

 


SUMUT – Cakrawalaonline,  Bocah yatim berusia 5 tahun harus dilarikan ke rumah sakit karena perut dan punggungnya disetrika oleh tantenya berinisial SM (53). Pemicu bibinya marah karena hal sepele. Hanya gegara menghabiskan buah rambutan, Saat ini bocah yatim berinisial R itu masih terkulai lemas di RS TNI Pematang Siantar. Ia dijaga oleh kerabatnya yang lain Kesmida Hutasoit. Saat ditemui Tribun Medan (grup Tribun Jatim Network), Minggu (8/10/2023) sore, R masih tergolek di rumah sakit sambil menonton kartun animasi yang tayang di televisi. Kepada Tribun Medan, Kesmida Hutasoit merasa kaget saat mengetahui adanya penganiayaan tersebut.

Selama ini hubungan korban dengan tantenya SM baik-baik saja. "Saya pun nggak tahu kenapa begini. Selama ini baik-baik saja. Entah ada iblis yang mempengaruhinya mungkin. Entah ada masalah (SM) sama suaminya, atau masalah lain, dan kemudian saat itu korban buat kesalahan, terjadilah," kata Kesmida, dikutip dari Tribun Jatim, Senin (9/10/2023).

Sampai saat ini, Kesmida masih bingung akan kejadian ini. Karena beberapa bulan terakhir ini R diasuh oleh SM secara baik-baik. Ia menceritakan, R adalah anak yatim. Ia punya saudara perempuan (8) yang kini duduk di bangku kelas 2 SD dan diasuh oleh Kesmida. Kesmida berujar, R dan kakaknya selama ini tinggal bersama ayah mereka di Provinsi Riau. Ibu mereka tak diketahui keberadaannya karena pergi meninggalkan rumah tak lama setelah R lahir.

Sejak ayahnya meninggal dunia pada April 2023 lalu, R dan kakaknya diboyong pihak keluarga. Meski sama-sama di wilayah Simalungun, keduanya diasuh secara terpisah. R diasuh oleh SM di wilayah Tapian Dolok, sedangkan kakaknya tinggal di rumah Kesmida di Kecamatan Tanah Jawa.

"R ini setelah beberapa bulan tinggal dengan pelaku SM memanggilnya udah mamak. Karena memang sejak awal SM ini ingin ngasuh R," kata Kesmida. Kesmida mengatakan, SM memiliki tiga orang anak yang sedang sekolah. SM dan suami sama-sama bertani untuk menghidupi keluarga.

"Kasihan juga kakak (SM) itu. Anak-anaknya masih sekolah, sementara dia juga bantu-bantu keluarga di ladang. Kami pun berharap jangan sampailah ditahan. Biar R (korban) ini aku aja yang asuh," kata Kesmida. Sesuai rencana, setelah proses perawatan di RS TNI Pematang Siantar, Kesmida akan merawat R dan memasukkannya dalam Kartu Keluarga yang sama. Ia pun berharap pemerintah mau memproses bantuan sosial untuk bocah yatim tersebut. Cl – Sumber : Tribun Jateng


Tidak ada komentar:

Posting Komentar