res

Pemilu 2024 Megawati Jengkel Merasa Tak di Hormati, Singgung Pernah Jadi Presiden - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bank Indonesia 5 Juli 2024

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Kodim 1614/Dompu adakan kampanye penerimaan prajurit TNI AD -2024.

28 November 2023

Pemilu 2024 Megawati Jengkel Merasa Tak di Hormati, Singgung Pernah Jadi Presiden

JAKARTA – Cakrawalaonline, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kesal karena merasa dirinya tak dihormati. Padahal, Mega bilang, ia pernah menjabat sebagai pimpinan tertinggi RI. Hal ini Megawati sampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Relawan Ganjar-Mahfud yang dihadiri pimpinan organ relawan pendukung se-Pulau Jawa di Jakarta International Expo, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2023). “Saya kan manusia juga. Bayangkan, kok saya kayak enggak dihormati ya. Lho, kenapa? Lho, saya jelek-jelek pernah Presiden lho, dan masih diakui dengan nama Presiden ke-5 Republik Indonesia, lho!” kata Megawati.


Megawati mengaku jengkel melihat pemerintahan saat ini yang menurutnya bertindak seperti era Orde Baru. Padahal, katanya, butuh pengorbanan besar untuk membangun Indonesia. “Mestinya Ibu enggak boleh ngomong gitu, tapi udah jengkel. Kenapa? Republik ini penuh dengan pengorbanan tahu tidak. Kenapa sekarang kalian yang pada penguasa itu mau bertindak seperti waktu zaman Orde Baru?” ucap Megawati disambut riuh tepuk tangan dan sorak sorai relawan. Mega bilang, pemerintah mestinya taat dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Tanah Air. Ia tidak ingin pemerintahan berjalan menyalahi peraturan undang-undang.

“Setiap orang yang tadi saya sebut, yang disebut orang pemerintah, semuanya harus taat pada perundang-undangan di Republik Indonesia! Enak aja, undang-undang emangnya punya siapa? Ibu udah gemas benar,” ujarnya. “Udah berhenti deh Bapak-bapak yang saya sindir ini insyaf, insyaf,” tutur Mega. Lebih lanjut, putri Proklamator Soekarno itu berharap semua pihak dapat bersaing secara sehat pada Pemilu Presiden 2024. Ia juga mengajak para relawan untuk memenangkan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam satu putaran. “Udah, pokoknya kita jalan terus kampanye. Kita lihat kalau ada yang dicurangi, itu namanya kultur Orde Baru yang Ibu alami pada waktu dulu,” kata Mega. Baca juga: Megawati: Pilih Pemimpin yang Track Record Politiknya Baik, Bukan Hanya Teori Sebagaimana diketahui, pada Pemilu Presiden 2024, PDI-P berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan Partai Perindo mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagai capres-cawapres. Pasangan calon ini menyanding nomor urut 3. Sementara, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menyanding nomor urut 1. Keduanya didukung oleh tiga partai Parlemen yakni Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), serta satu partai non Parlemen yaitu Partai Ummat. Paserta pilpres lainnya yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ditetapkan sebagai capres-cawapres nomor urut 2. Pasangan ini didukung Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelora, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Garuda, dan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima). Cl – Sumber : Kompas.com



 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar