res

Bersih Dusun Ngincep Nyadran Gunungsari Lancar, dengan sarana Fasilitas masih terbatas. - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional

Breaking

09 Februari 2026

Bersih Dusun Ngincep Nyadran Gunungsari Lancar, dengan sarana Fasilitas masih terbatas.

 





DIY Bantul, cakrawalamerdeka.com - Ternyata bersih dusun di wilayah padukuhan Ngincep  punya tiga acara besar yaitu Nyadran di Makam Drinjingan, Makam nyai Kramat (nyai Karomah) dan Makam Gunungsari. Tiga tempat ziarah kubur inilah yang sering dikunjungi oleh mereka para ahli waris atau anak turun para ahli kubur di makam tersebut.


Demikian diakui Subiyana dukuh Ngincep seusai mendengarkan tausiah yang disampaikan oleh kyai Marzuki pimpinan pondok pesantren Ar romli Imogiri Bantul. Disampaikan oleh kyai bahwa kita semua yang masih hidup harus peduli kepada yang sudah wafat, dengan cara ziarah kubur dan kirim doa, itu merupakan bakti kita kepada leluhur. Kita semua harus melaksanakan perintah dan tatanan agama Islam secara benar dilakukan secara rutin setiap hari, tidak hanya di bulan Sakban atau menjelang bulan puasa. Itu agar ibadah diterima oleh Allah swt. 


 hampir ribuan orang hadir dalam acara bersih dusun Ngincep atau  Nyadran Gunungsari Dusun Ngincep RT 003 kalurahan  Triwidadi Pajangan Bantul DIY. Acara ini digelar sudah di agendakan tiap tanggal 20 Sakbansudah menjadi tradisi  turun temurun  warga padukuhan Ngincep bekerjasama dengan warga padukuhan Jogonandan dan Dusun sekitarnya. Datang juga dari Sleman Yogya kasihan kulon Progo dan lainnya pa membuktikan kita semua mengakui dan peduli terhadap para leluhur.


Bersih dusun nyadran ini telah terjadi secara swadaya sejak nenek moyang pedukuhan Ngincep, Jogonandan, Kabrokan, Butuh, Kalisoko, Plambongan di kalurahan Triwidadi Pajangan Bantul.

Meluapnya peserta ziarah kubur di Gunungsari sejak nenek moyang hingga kini belum mampu disiasati secara normatip, walau warga Ngincep telah berupaya maksimal. "Kami mengakui bahwa fasilitas peziarah belum terpenuhi. Tapi berupaya terus menerus untuk hal itu." Kata Subiyana dukuh Ngincep didampingi para Rt sedusun dan Bamuskal serta tokoh agama karang taruna dan peziarah dari Sleman seusai nyadran.(Sab)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar