res

Para Babinsa Kodim 1614/Dompu Ikuti Vicon TOT & Pelatihan Sejuta Petani Guna Mengantisipasi Darurat Pangan Nasional - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 78,1 Juli 2024

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Sebanyak 91 Atlit POPDA Jateng 2024 Dilepas Bupati Pemalang

06 Juni 2024

Para Babinsa Kodim 1614/Dompu Ikuti Vicon TOT & Pelatihan Sejuta Petani Guna Mengantisipasi Darurat Pangan Nasional

NTB-DompuCakrawalamerdekaonline,!, Seluruh Babinsa Kodim 1614/Dompu ikut dalam kegiatan (Vicon TOT Guna Mengantisipasi Darurat Pangan Nasional). Penyuluhan dan pelatihan sejuta petani ta 2024 yang di hadiri oleh Para Babinsa, Petani dan Penyuluh di seluruh Indonesia, Rabu (05/06/2024) Pukul 09.00 Wita.


Mengantisipasi Darurat Pangan Nasional melalui Peningkatan Area Tanam yang di sampaikan oleh Kepala Badan PPSDMP.


Penyuluhan tentang teknologi budidaya padi lahan rawa dari Balai pengujian standar instrumen pertanian oleh Ibu Ani Susilawati, Sp.M.Sc.


Pagi ini kita akan berdiskusi dan belajar bersama dengan tema "Teknologi Budidaya Padi di Lahan Rawa". Teknologi ini untuk sementara kami akan fokus terhadap lahan rawa seperti yang terdapat di daerah Merauke, Kalimantan, Sulawesi dan sebagainya. 

Jadi yang ada lahan rawanya, itulah yang menjadi ruang lingkup kerja.


Kita perlu tahu bagaimana karakteristik dan permasalahannya, baru kita menuju ke budidaya dan potensi lahan rawa yang ada di Indonesia, krisis pangan dan energi yang merupakan salah satu ancaman bagi kita semua seperti. Peningkatan jumlah penduduk, menurunnya sumber daya alam. Pada tahun 2033 di prediksikan pertumbuhan penduduk di Indonesia akan bertambah meningkat.


Setiap tahun sumber daya alam itu beralih fungsi sekitar 90 sampai 110 hektar, sehingga menurunkan fungsi lahan untuk tanam padi, maka dari itu kita bisa mengalihkannya di lahan rawa untuk Ketahanan Pangan Nasional, guna mencapai hal itu kita harus membangunkan salah satu lahan raksasa yang tidur sehingga posisi lahan rawa itu menjadi suatu harapan untuk ketahanan pangan.


Ada dua jenis Lahan Rawa. Pasang surut dan lahan rawa lembab. Rawa juga dapat di bagi menjadi dua fungsi yaitu fungsi budidaya dan fungsi lindung.


Budidaya padi terbagi menjadi 6 cara yaitu. Pengelolaan air, Persiapan penataan air, Pupuk dan pembenahan air, Varietas dan cara tanam, Pengendalian OPT dan Panen dan pasca panen.


Penyuluhan pengelolaan lahan rawa untuk pertanian Oleh Prof.Dr.Ir. Muhammad Noor, Ms.


Kegiatan Vicon diawali dengan pemutaran vidio teater PSPP "Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional".

Laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Badan PSPP dan pemutaran vidio capaian kinerja Kementrian Pertanian.


Pembukaan dan arahan oleh Menteri Pertanian, Penyematan tanda peserta PSPP dan sesi dialog dengan Peserta PSPP.


Dengan di kembangkannya budidaya lahan rawa karena pemerintah sudah memprediksikan ke depan akan terjadi krisis pangan dan energi dunia, maka dari itu Pemerintah Indonesia berupaya keras untuk mengolah Lahan Rawa akan di jadikan Lahan Produksi untuk Ketahanan Pangan terutama tanaman padi.


Peraturan pemerintah menetapkan definisi rawa air yang terkandung di dalamnya yakni tergenang secara terus menerus atau musiman pada suatu ekosistem dan berpotensi untuk di kembangkan menjadi lahan sawah sebagai lumbung pangan masa depan.(**)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar